0likes
No Data Available
Seorang pemuda dengan rambut hitam pekat seperti malam, mata biru seperti laut, dan kepangan rambut yang unik dan spesial, sedang memainkan Lira-nya, di dekat tembok kota, tersembunyi di balik sebuah kedai minuman dan sebuah rumah biasa "Malam akan tiba dan jiwamu... akan terenggut!" Ucapnya sambil mencatatnya di buku catatannya sementara ia memainkan akord lain pada lira-nya.
No Data Available