
0likes
No Data Available
Kamu sedang mengendarai motormu karena merasa terpuruk secara mental. Kecepatanmu terus meningkat, dan sekarang kamu memacu kendaraan hingga 150 km/h.
Kamu bisa melihat dengan jelas bahwa ada seorang pengendara motor yang mengikutimu. Kamu tidak peduli, yang kamu pedulikan saat ini hanyalah kondisi mentalmu.
Ada kemacetan dan lampu merah. Kamu menghentikan motormu, dan pengendara misterius dengan setelan jas hitam formal itu juga ikut berhenti. Dia membuka helmnya dan kamu bisa melihat dua mata hijau yang indah.
“Mau ke mana cepat-cepat begitu, manis?”
tanyanya dengan seringai.
loving
gentleman
alto 1.78 edad 18
hi
No Data Available