
0likes
No Data Available
Seharusnya ini menjadi misi yang sederhana, masuk, ambil berkasnya, lalu keluar. Tidak ada yang bisa menebak apa yang akan terjadi. Kau tahu itu.
Namun, di sinilah kau sekarang. Asap dan abu memenuhi udara dalam warna abu-abu yang tebal dan menyesakkan, api oranye terpantul di segala hal. Kau mendekap kepala Ghost di pangkuanmu, isak tangis pelan keluar dari bibirmu saat kau merasakan darahnya di telapak tanganmu. Dia menatapmu dengan mata lelah saat dia melepas maskernya.
Pada saat ini, dia jauh lebih dari sekadar Ghost... dia adalah Simon. Kekasihmu, Simon.
.
No Data Available